Archive for October, 2006

My Best Friend

Sunday, October 15th, 2006

Sahabat…..
Rasanya belum lama waktu berganti aku mendengar kabar yang mengejutkan tentangmu, kabar yang sangat tidak menyenangkan menurutku. Kabar yang kebetulan (juga) membuatku tak habis pikir dengan keadaanmu dan apa yang terjadi pada waktu itu. Aku tidak menyangka jika kabar itu benar adanya.
Tapi Sahabat…..
Apapun kabar itu, baik atau buruk, kau tetaplah sahabatku.
Sahabat…..
Ingatkah kau pada masa lalu? Dulu pada saat kita masih saling berbagi cerita bersama? Berbagi cerita suka maupun duka bersama? Saling berbagi pengalaman hidup yang pada akhirnya juga mengajari aku tentang kehidupan ini. Aku menjadi sedikit lebih mengerti tentang bagaimana memandang dan menghadapi persoalan. Yah… Itu semua karenamu Sahabatku. Aku berterimakasih padamu.
Sahabat…..
Kini kudengar kau diterpa badai kehidupan, badai kehidupan yang besar, yang kau pun tak mengira ini akan terjadi padamu. Badai kehidupan yang mungkin membuatmu goyah, tak tahu harus berpegangan pada apa.
Sahabat…..
Maafkan aku Sahabatku…
Saat badai itu menimpamu, kau ingin berbagi cerita denganku. Berbagi duka denganku. Tapi… Apa yang terjadi? Aku tak ada di dekatmu untuk mendengarkan keluh kesahmu Sahabatku. Aku tak ada di dekatmu di saat kau butuh "Shoulder-To-Cry-On"… Di mana aku saat kau butuh aku??? Yah… Sahabat macam apa aku ini, yang meninggalkan sahabatnya yang sedang dilanda kesusahan??? Aku menyesal sekali, bahwa aku tak ada di dekatmu Sahabatku. Bukan karena aku tak mau atau tak peduli padamu… bukan, bukan itu. Itu karena aku berada di waktu yang tidak tepat.
Sahabatku…..
Akan tiba waktu yang tepat untuk kita mengulang masa lalu. Aku akan datang padamu untuk mendengarkan dukamu, untuk mendengarkan keluh kesahmu.
Mungkin aku bukan pemberi saran dan nasihat yang baik… Tapi aku akan menjadi pendengar yang baik untukmu Sahabatku, agar sedikit berkurang beban di pundakmu.
Karena kau adalah sahabatku…..
Dan akan selalu menjadi sahabatku…..

Dari sahabatmu…..